Idris, Kades Tanjung Burung Gelar Acara Haul/Manaqiban Syaikh Abdul Qadir Jaelani

waktu baca 2 menit
Rabu, 31 Agu 2022 15:39 316 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Kepala Desa Tanjung Burung dan warganya mengadakan tradisi Haul atau acara Manaqiban untuk mengenang wafatnya Syaikh Abdul Qadir Jaelani yang diadakan di teras rumah Kades HM Idris Efendi S.Pd, MM pada Selasa (30/08/2022) malam. Sebelumnya dilakukan dzikir toriqoh qodiriyah wannaqsabandiyah haul Syaikh Abdul Qadir Jaelani di acara Manaqiban tersebut adalah untuk mengenang dan meneladani kehidupan beliau dalam menyebarkan agama Islam. Dan Manaqiban selain untuk menambah ilmu pengetahuan ataupun ilmu agama serta mengingatkan kita kepada kematian

Baca Juga : Pelanggan Keluhkan Layanan Internet IndiHome

Dalam kegiatan Manaqiban tersebut tak lupa diberikan tausiyah tentang ajaran dan pemahaman yang telah diajarkan oleh Syaikh Abdul Qadir Jaelani, karena beliau menginginkan pengikutnya Nabi Muhammad SAW itu agar mengenal dirinya sehingga man ‘arofah nafsahu faqod ‘arofa robbahu “Siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal kepada Tuhannya”

Baca Juga : Karang Taruna Kecamatan Teluknaga Gelar Bazar Paket Sembako Murah | Kepala Desa Tanjung Burung, Idris Efendi

Jadi orang-orang yang beriman itu adalah orang-orang yang terwarisi dengan ruh dan rasulallah Saw dan ketika beriman setelah itu wakalla kallahu Al arwa Al kullaha kemudian setelah itu baru Allah menciptakan semua ruh minhu dari ruh nabi Muhammad fi alamilahud di alam lahud.

Baca Juga : Soal Kisruh PPDB di Tangerang Raya, Polda dan Kajati Banten Didesak Jalankan Penegakkan Hukum Dengan Tegas

“Jadi nanti ruh itu perpindahannya bagaimana sampai ke jasad kita melalui proses apa sampai ke jasad ruh itu, jadi pertama setelah itu Allah menciptakan ruh ruh semuanya fi alamilahud yaitu di alam lahud. Penciptaan ruh inilah diambil daripada ruh-ruh murni nabi Muhammad diciptakan itu ruh di alam lahud Dalam bentuk apa, fi asanih takwim dalam bentuk yang indahjafi semua terkumpul ruh-ruh, seperti ruh kita yang sekarang ruh nya di sana di alam lahud. Dan ruh yang ada di sana belum ada namanya jadi kumpulan ruh-ruh itu,” terangnya.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA