Investor Abal-abal Triliunan Rupiah di Telkom

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Mei 2025 13:11 823 admin22

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, TELKOM Indonesia tengah dirundung masalah berat. Satu per satu kebobrokannya muncul ke permukaan. Setelah kasus investasi bodong TaniHub senilai 400 miliar rupiah, proyek fiktif 431 miliar rupiah yang disidik Kejati Jakarta, kini muncul banyak kasus yang melibatkan petinggi BUMN itu.

Sumber redaksi di Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut saat ini setidaknya ada 15 investigasi atas investasi Telkom_Group yang sedang ditelaah Satgas Pemberantasan Korupsi. Telkom, melalui cucu perusahaannya MDI Ventures telah menggelontorkan triliunan investasi di pelbagai perusahaan baru (startup company). “Kesimpulan awal kami 65% investasi yang dilakukan menguap begitu saja,” bisik seorang penyidik di komisi antirasuah itu.

Baca Juga : NASIB_TELKOM DI SARANG PENYAMUN

Data yang diperoleh dari gedung KPK, menunjukan kerugian_Telkom mencapai triliunan rupiah. Ini sebagian diantaranya:

1. Kasus KoinWorks

Pada awal tahun 2022, startup teknologi pembiayaan (fintech lending) KoinWorks meraih pendanaan seri C US$ 108 juta atau sekitar Rp1,6 triliun. Investasi ini dipimpin oleh anak usaha Telkom_Indonesia, MDI Ventures. “Kami bangga dapat bergabung dengan KoinWorks,” ujar Donald Wihardja, CEO MDI Ventures ketika itu.

Hasil kajian team Satgas nilai kerugian Telkom mencapai 400 milyar rupiah. Bisik-bisik yang santer terdengar investasi bodong di KoinWorks ini melibatkan banyak petinggi di Grup Telkom.

INVESTOR ABAL-ABAL TRILIUNAN RUPIAH DI TELKOM

2. Kasus Alodokter

Pada pertengahan tahun 2021, platform aplikasi kesehatan Alodokter, kembali mendapatkan suntikan investasi dari Telkom_Group sebesar ratusan miliar rupiah.

Baca Juga : Bungkam Pers dengan Iming-iming Iklan, SDR Laporkan Telkom_Group ke Ombudsman

Padahal sebelumnya Telkom_Group melalui MDI Ventures telah menggelontorkan dana sebesar US$ 33 juta atau setara 466,5 miliar rupiah. Hasil penyisiran team Satgas Telkom merugi ratusan miliar pada investasi di Alodokter ini. Lagi-lagi beberapa petinggi Telkom terlibat.

3. Kasus CXA

Pada pertengahan tahun 2019, Telkom_Group melalui MDI Ventures menyuntikkan dana kepada platform ekosistem kesehatan CXA. Telkom menggelontorkan modal sebesar US$ 25 juta atau senilai Rp356 miliar dan bercita-cita menjadi lembaga pembiayaan. Sayangnya investasi raksasa itu amburadul, dan Telkom kembali kehilangan dana besar.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah kepada wartawan mengaku tak terlibat dalam pelbagai kasus investasi bodong itu. “Saya tak terlibat dalam pengambilan keputusan. Ke depan akan kami pastikan tak terulang lagi,” kata Ririek Adriansyah. (PS/Red-MBC)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA