Jejak 19 Tahun Daarul Qur’an: Dari Kampung Qur’an hingga Kancah Global

waktu baca 3 menit
Kamis, 2 Apr 2026 19:12 388 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC), Kota Tangerang — Laznas PPPA Daarul Qur’an memperingati Milad ke-19 dengan menegaskan perjalanan panjang dakwah yang dimulai dari akar komunitas hingga kini menembus panggung internasional. Peringatan berlangsung di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Kamis (2/4/2026), dengan tema “Manfaat Tanpa Batas”.

Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, menyampaikan bahwa selama hampir dua dekade, lembaganya telah menjangkau lebih dari 9,4 juta penerima manfaat melalui berbagai program pemberdayaan berbasis Al-Qur’an.

Menurutnya, perjalanan Daarul Qur’an dimulai dari penguatan masyarakat melalui program Kampung Qur’an yang berfokus pada pembinaan spiritual dan sosial, hingga berkembang menjadi gerakan dakwah yang menjangkau 15 negara di empat benua.

“Manfaat yang kami hadirkan melampaui batas geografi dan waktu. Inilah yang kami maknai sebagai Manfaat Tanpa Batas,” ujar Dwi.

Di dalam negeri, program Daarul Qur’an telah tersebar di 31 provinsi dan 32 kabupaten/kota. Lima pilar utama—pendidikan, dakwah, kesehatan, sosial, dan ekonomi—menjadi fondasi dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Dalam bidang literasi Al-Qur’an, lembaga ini mencatat telah mengentaskan buta aksara Al-Qur’an bagi 3,3 juta penerima manfaat. Program inklusif juga terus diperluas, termasuk melalui inisiatif Tuli Mengaji yang diluncurkan pada 2024.

Hingga saat ini, sebanyak 3.462 penerima manfaat telah mengikuti pembelajaran Al-Qur’an berbasis bahasa isyarat. Sebanyak 509 orang di antaranya telah menjadi pengajar bersertifikasi standar Lembaga Pengembangan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama RI. Selain itu, 2.310 mushaf isyarat telah didistribusikan dan 2.152 paket bantuan pendidikan disalurkan bagi komunitas tunarungu.

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga dilakukan melalui program Akademik Guru Al-Qur’an yang diluncurkan pada 2025. Program ini menghadirkan pelatihan dan sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hingga September 2025, sebanyak 635 guru dinyatakan kompeten dan tersebar di 15 provinsi.

Secara sosial, keberadaan Kampung Qur’an di berbagai wilayah dinilai mampu memperkuat struktur masyarakat, khususnya di daerah terdampak bencana. Kajian Center of Islamic Business and Economic Studies IPB mencatat peningkatan indeks spiritual sebesar 5,32 persen serta tingkat kepuasan penerima manfaat mencapai 97,09 persen.

Sejumlah capaian juga diraih sepanjang perjalanan lembaga, di antaranya rekor MURI pada 2013, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 18 tahun berturut-turut, serta sertifikasi ISO 9001:2015 sejak 2021.

Pada periode 2024–2025, Laznas PPPA Daarul Qur’an kembali memperoleh berbagai penghargaan, termasuk Zakat Award dan predikat Mitra Terbaik 2025 dari Badan Pengelola Keuangan Haji RI.

Dalam momentum milad ini, lembaga turut meluncurkan program Sekolah Imam Indonesia (SII) yang bertujuan mencetak kader pemimpin komunitas dengan kompetensi keilmuan agama, manajerial, dan dakwah sosial.

Selain itu, Daarul Qur’an juga merilis buku berjudul Jejak Cahaya di Jalan Panjang, 19 Tahun Tumbuh dan Berdampak yang merangkum perjalanan, capaian, serta inspirasi gerakan dakwah selama 19 tahun.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Waryono Abdul Ghafur, Asisten Daerah Kota Tangerang Deni Koswara, Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang KH. Misbahul Munir, pimpinan Daarul Qur’an, mitra, serta para donatur dan penerima manfaat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Laznas PPPA Daarul Qur’an juga memberikan penghargaan kepada donatur, mitra, dan media yang telah berkontribusi dalam mendukung program-program pemberdayaan selama 19 tahun terakhir. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA