Lawan Covid-19, FMMB, FORSIMA Dan KARIB BSD Aktifkan Crisis Center Gencarkan Aksi Bantuan

waktu baca 4 menit
Minggu, 5 Apr 2020 19:36 2186 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Dengan cepatnya pergerakan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kota Tangerang Selatan dan juga Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, membuat Forum Masjid Mushola BSD dan Sekitarnya (FMMB) bersama Forum Silaturahmi Muslimah BSD (FORSIMA) serta Keluarga Remaja Islam BSD (KARIB) membuat wadah Crisis Center Covid-19. 

Kepada MediaBantenCyber.co.id, pada Minggu (05/04/2020) siang, H Djindar Rohani Ketua Presidium Forum Masjid Musholah BSD dan Sekitarnya (FMMB) mengatakan bahwa, Covid-19 Crisis Center ini bertugas untuk memfokuskan programnya pada empat prioritas, yaitu : Penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) serta logistik konsumsi untuk para tenaga medis di rumah – rumah sakit dan Puskesmas serta Klinik yang menangani pasien Covid-19. Penyemprotan cairan Disinfektan di masjid – masjid dan kompleks perumahan, Sosialisasi langkah – langkah pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dan monitoring pergerakan penyebaran Covid-19, terutama di wilayah Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. 

“Kita gelar Crisis Center ini untuk membantu Pemerintah daerah dalam mengatasi wabah virus Covid-19. Kami tahu kebutuhan tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19 belum tercukupi sepenuhnya. Jadi kita perlu membantu mereka,” ujar H Djindar Rohani, Ketua Presidium FMMB yang juga sebagai Penanggung jawab Crisis Center Covid-19 BSD.

“FMMB, FORSIMA, dan KARIB BSD telah banyak berkiprah dalam penanggulangan bencana alam di tanah air, seperti bencana alam Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Tengah, Tsunami Banten, hingga bencana banjir yang beberapa waktu lalu melanda wilayah Tangerang Selatan, Tangerang dan Lebak Banten. Nah sekarang lah waktunya kami untuk kembali ambil bagian dalam melawan virus Covid-19,” lanjut H Djindar. 

Crisis Center Covid-19 FMMB, FORSIMA dan juga KARIB BSD, bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan juga Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan, untuk mengatur dan penyaluran bantuan. 

“Karena banyak rumah – rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 yang memerlukan bantuan, kita perlu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19.  Sehingga kita bisa menentukan prioritas penyaluran bantuan tersebut,” tutur H Ajid Bangun selaku Ketua Pelaksana Crisis Center Covid-19, saat penyerahan bantuan APD ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Tangerang Selatan yang diterima langsung oleh Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel.

Covid-19 Crisis Center FMMB, FORSIMA dan juga KARIB BSD yang telah digelar sejak tanggal 22 Maret 2020 ini, gencar membagikan bantuan APD kepada Rumah Sakit, Puskesmas dan juga klinik yang membutuhkan. Sementara itu Crisis Center Covid-19 juga telah membagikan Hazmat 110 pcs, Handscoen 6700 pcs, Masker Medis 1100 pcs, Kaca mata goog 108 pcs, Surgical cap 2300 pcs. Selain APD, telah dibagikan juga cairan Desinfektan, Vitamin C dan E, nasi box dan minuman sehat.

“Alhamdulillah, kami bisa membantu perjuangan para tenaga medis dalam melawan virus Covid-19,” ujar Ibu Vivi Ketua Umum FORSIMA BSD, yang didampingi Ibu Endang selaku ketua bidang Sie.sosial.

“Hingga hari ini kami telah memberikan bantuan kepada RSUD Kota Tangerang Selatan, Puskesmas Rawa Buntu, Klinik Amira, Puskesmas Bambu Apus, Puskesmas Pamulang Timur,  Puskesmas Ciputat, Puskesmas Pamulang, RS Putra Dalima, Puskesmas Pondok Aren, Puskesmas Pisangan, Puskesmas Situ Gintung dan Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel. Insya Allah akan berlanjut ke Puskesmas yang menjadi rujukan Dinkes,” tandas Vivi.

Crisis Center Covid-19 FMMB, FORSIMA dan KARIB BSD juga telah melakukan penyemprotan Desinfektan di 10 masjid.
Prioritas Crisis Center Covid-19 yang tidak kalah pentingnya adalah membantu mensosialisasikan langkah – langkah pencegahan penyebaran virus Covid-19 kepada warga masyarakat. Sosialisasi ini sangat penting karena salah satu media penularan Covid-19 adalah melalui kontak fisik.  

Dua hal yang perlu ditekankan dalam sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 adalah himbauan kepada warga masyarakat untuk tetap berada di rumah dan selalu menjaga jarak yang cukup saat berinteraksi dengan orang lain guna menghindari kontak fisik. Kolaborasi antara FMMB, FORSIMA dan KARIB BSD dalam mengoperasikan Crisis Center menunjukkan hasil positif, karena adanya sinergi dari semua komponen warga masyarakat termasuk kaum bapak – bapak, ibu – ibu dan juga para remaja. 

Crisis Center FMMB, FORSIMA dan juga KARIB BSD untuk penanggulangan wabah Covid-19 tersebut akan berlanjut hingga kondisi penyebaran Covid-19 mulai mereda. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA