Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia Oskar Syahbana meresmikan Rumah Inspirasi di Desa Kebun Rantau, Aceh Tamiang, Selasa (28/7). Program TJSL AirNav Indonesia ini mendukung pemulihan pascabanjir sekaligus pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (Foto: Ist) MediaBantenCyber.co.id (MBC), Aceh Tamiang — AirNav Indonesia membangun Rumah Inspirasi di Desa Kebun Rantau, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabanjir sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Berkolaborasi dengan CTARSA Foundation, Rumah Inspirasi dihadirkan sebagai pusat kegiatan pendidikan, kesehatan, literasi, serta pengembangan ekonomi yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi warga Desa Kebun Rantau.
Peresmian Rumah Inspirasi dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia Oskar Syahbana, Ketua CTARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., serta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Sebagai penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia, AirNav Indonesia tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan navigasi penerbangan yang mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan efisiensi, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial melalui berbagai program TJSL yang berkelanjutan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia, Oskar Syahbana, mengatakan bahwa pembangunan Rumah Inspirasi merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana sekaligus wujud kolaborasi bersama CTARSA Foundation dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Aceh Tamiang.
“AirNav Indonesia meyakini bahwa keberhasilan sebuah BUMN tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan tugas operasional, tetapi juga dari manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama CTARSA Foundation, kami berharap Rumah Inspirasi menjadi ruang yang melahirkan harapan baru, memperkuat kapasitas masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Oskar, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurut Oskar, pemulihan pascabencana tidak hanya berarti membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memulihkan semangat, harapan, dan kesempatan bagi masyarakat untuk bangkit. Oleh karena itu, AirNav Indonesia mendukung konsep Rumah Inspirasi yang menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan, literasi, layanan kesehatan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pembinaan generasi muda.
Rumah Inspirasi Aceh Tamiang dirancang sebagai pusat aktivitas masyarakat yang akan dimanfaatkan untuk penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), kegiatan literasi, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelatihan keterampilan, serta berbagai kegiatan sosial lainnya. Program ini ditargetkan memberikan manfaat kepada sekitar 963 warga Desa Kebun Rantau melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Bangunan seluas 90 meter persegi tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain ruang belajar, area bermain anak, koleksi buku bacaan, perlengkapan ibadah, sumur bor air bersih, serta sarana penunjang kegiatan masyarakat lainnya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang bersama yang inklusif, produktif, dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, AirNav Indonesia berharap Rumah Inspirasi Aceh Tamiang dapat menjadi simbol semangat gotong royong sekaligus pusat tumbuhnya generasi yang cerdas, sehat, produktif, dan berdaya.
“Ke depan, AirNav Indonesia akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia,” tutup Oskar. (*)
Tidak ada komentar