Miris, Bocah 10 Tahun di Solear Menderita Sakit Pembengkakan pada Perut Butuh Uluran Tangan

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Sep 2020 01:16 399 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Miris, Desi bocah (10 thn) warga RT 01, RW 04 Desa Solear, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang hanya bisa menangis dan terbaring di tempat tidur akibat sakit pembengkakan pada perutnya

Desi yang duduk di bangku SD kelas 4 itu merupakan anak pasangan dari Munawati (45) dan Aden (50), keseharian mereka hanya bekerja serabutan.

Sang Ibu Munawati mengatakan, jangankan untuk biaya pengobatan sang anak, untuk memenuhi kebutuhan ke empat orang anaknya terkadang tidak cukup.

“Dulu anak pernah dibawa ke RSUD Balaraja, dan oleh pihak rumah sakit disuruh rujuk ke rumah sakit di Jakarta, karena nggak ada biaya sampai sekarang nggak berobat,” ungkap Munawati kepada wartawan di kediamannya.

Sementara itu Deni warga setempat mengatakan, Desi sudah lama menderita sakit dan sudah tahun tidak masuk sekolah

“Untuk membantu biayanya saya mengajak warga setempat untuk membantu untuk biaya pengobatannya dan Alhamdulillah 1 hari ini terkumpul 2 juta lebih,” ungkap Deni di lokasi

Deni berharap ada dermawan khususnya pihak pemerintah setempat dapat membantu biaya pengobatannya

“Berharap ada yang membantu pengobatannya khusus pemerintah Desa, Kecamatan ataupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang,” harap Deni

Sementara itu Ketua RW 04 Desa Solear Aan Diana mengatakan, kondisi keluarga itu memang sangat memprihatikan, mereka tinggal di rumah berukuran 3×6 meter persegi dan sangat tertutup dengan warga yang lainnya

Untuk bertahan hidup lanjut Aan Diana, sang ayah bekerja sebagai buruh bangunan sementara Ibunya pembantu di warung nasi

“Saya baru tahu kalau anaknya sakit, orangnya nggak pernah cerita, tertutup kalau ada masalah,” ungkap Aan Diana

Senada dengan Kepala Desa Solear Madromi, bahwa dirinya selama menjabat sebagai Kades Solear baru mengetahui perihal kondisi warganya, namun lanjut dia pihaknya akan membantu memfasilitasi selama proses pengobatannya

“Nanti kita fasilitasi saat proses pengobatannya, nanti saya akan menghubungi pihak puskesmas Cikuya,” katanya. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA