Paguyuban Peternak Kambing Pacitan Gelar Halal Bi Halal di Tribun Alun-alun

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Mei 2022 01:24 385 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Pacitan, Sejumlah peternak Kambing dari berbagai jenis, Bur, Etawa, Kacang dan Peranakannya menggelar acara Halal bi Halal bersama di Tribun alun-alun Kabupaten Pacitan. Acara yang berlangsung pada Senin (16/05/2022) sore tersebut, disambut antusias warga masyarakat. Apalagi, di tengah acara juga dihidangkan musik Koes Plus Jibles. Genre musik yang mengkopi paste group musik legendaris, Koes Plus.

Ketua Paguyuban, Suparno, dalam sambutan pembukaannya mengatakan, “Terimakasih kepada teman-teman peternak yang telah bergotong royong penuh kekompakan sehingga acara ini bisa terselenggara dengan sukses dan lancar.”

Baca Juga : Peternak Kambing Mantan Napi yang Ingin Bermanfaat Bagi Sesama

Lebih lanjut, ia menyampaikan, “Beberapa bulan alhamdulillah paguyuban ini bisa berdiri dan bertujuan untuk menyemarakkan dan menyejahterakan para peternak dalam kebersamaan. Kami berharap ke depan kita bisa meningkatkan taraf hidup peternak.”

Salah satu peternak, Parngadi, yang beralamat di Ngledok Tanjungsari, memiliki sepuluh indukan dan tiga pejantan. “Untuk kambing yang saya ternak Peranakan Etawa (PE), sejak 2007 an. Alhamdulillah, sudah memberikan tambahan kesejahteraan bagi keluarga. Kemarin hari ada yang anakan usia tiga bulan langsung dibeli teman 3,5 juta.”

Baca Juga : Toko Obat Ilegal Tanpa Izin BPOM Menjamur di Wilayah Hukum Tangerang Raya

ASN di Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Pacitan, yang beberapa bulan lagi pensiun itu, bertekad menekuni ternak Kambing sesudah pensiun. Setengah berbisik Parngadi menyampaikan keprihatinannya, “Saya capai jika berurusan dengan bakul ternak di Pasar Hewan yang penuh kasak kusuk. Model atau pola yang saya kembangkan ini bisa langsung mempertemukan peternak dan pembeli,” imbuhnya.

Baca Juga : Nekat Curi Kambing, 2 Orang Pelaku Babak Belur Diamuk Massa

Pada saat yang sama, salah satu pengusaha Pacitan yang juga ikut terjun ke peternakan kambing, Sugiharto Minyak, memberikan statement “Saya meyakini dengan terbentuknya paguyuban itu akan terjalin silaturahmi yang baik, kemudian akan membuka cakrawala para peternak sehingga mampu mengikuti perkembangan dan menyelaraskan antara kearifan lokal dan teknologi peternakan mutakhir”.(HB)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA