KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus menggencarkan Gerakan Aksi Bergizi di berbagai sekolah sebagai upaya meningkatkan kesehatan remaja sekaligus mencetak generasi muda yang berkualitas.
Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia sejak dini, dengan fokus pada pembiasaan pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanudin, mengatakan bahwa tujuan utama Gerakan Aksi Bergizi adalah meningkatkan derajat kesehatan remaja melalui kegiatan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan derajat kesehatan remaja di Kota Serang melalui aksi bergizi yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Selain tujuan umum, program ini juga memiliki sejumlah tujuan khusus. Di antaranya memperkuat kerja sama lintas sektor dalam penanganan kesehatan remaja agar program berjalan lebih efektif dan menyeluruh.
Pemkot Serang juga mendorong agar kegiatan aksi bergizi di sekolah tidak bersifat seremonial, melainkan menjadi kebiasaan positif yang dilakukan secara rutin oleh para siswa.
Tak hanya itu, program ini difokuskan untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mendorong siswa untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah seminggu sekali di sekolah.
Dinkes Kota Serang juga menargetkan perluasan jangkauan layanan kesehatan remaja, termasuk layanan di luar gedung, agar semakin banyak pelajar mendapatkan akses edukasi dan pemeriksaan kesehatan.
Upaya lainnya adalah meningkatkan status gizi remaja sekaligus mendukung pencegahan dan penurunan angka stunting sejak usia sekolah.
Adapun sasaran Gerakan Aksi Bergizi adalah seluruh sekolah di Kota Serang. Kegiatan yang dilakukan meliputi senam sehat bersama, sarapan bersama, konsumsi tablet tambah darah, serta edukasi kesehatan.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran remaja terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga mampu mencetak generasi yang sehat dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menegaskan bahwa program Aksi Bergizi berbeda dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, Pemkot Serang secara khusus menggulirkan Aksi Bergizi untuk mencetak calon pemimpin berkualitas dari daerah tersebut.
“Untuk mewujudkan itu semua, diperlukan kesehatan sejak dini agar para pelajar mendapatkan asupan nutrisi yang cukup serta layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program Aksi Bergizi telah berjalan sejak tahun 2022 dan dibiayai melalui APBD Kota Serang, berbeda dengan sumber anggaran program MBG.
Tidak ada komentar