Proyek Pembangunan Rehabilitasi Jembatan Dadap Didemo Puluhan Warga

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Sep 2022 05:26 410 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Puluhan warga dadap dari Barisan Rakyat Bersatu (BRB) menggelar aksi demo di lokasi Proyek Rehabilitasi Pembangunan Jembatan Dadap, pada Selasa (06/09/2022)

Pasalnya, Para pendemo tersebut melakukan aksinya persis di depan Proyek Pembangunan Rehabilitasi Jembatan Dadap dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan Penolakan tersebut tepatnya di Kampung Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga : Proyek Perbaikan Jalan Terkesan Asal Jadi di Salembaran Jaya Kosambi Kabupaten Tangerang

Mereka mendesak agar Dinas PU Bina Marga Provinsi Banten untuk merencanakan ulang pembuatan jembatan kali dadap. Selain itu pula, aksi mereka tersebut, didasari adanya pembangunan rehabilitasi jembatan dadap yang dibiayai oleh APBD Provinsi Banten senilai Rp4,87 miliar untuk jembatan antar penghubung Jakarta dan kabupaten Tangerang yang berdiri di atas bantaran kali dadap tersebut dinilainya kurang efektif, yang seharusnya dibongkar dan ada peninggian struktur jalan. Sehingga, pada saat Rob datang saluran air menjadi lancar dan tidak tersumbat.

Baca Juga : Dua Wartawan Diusir Saat akan Memantau Proyek Pembangunan Stadion Sport Centre Banten, Ada Apa?

“Kami minta, jembatan dadap tidak hanya direhab. Namun, dibongkar total, jangankan perahu, sampah saja tidak bisa lewat,” kata koordinator aksi BRB Ma’shum Jamil saat berorasi, Senin (06/09/2022)

Dikatakannya, Anggaran APBD yang diberikan dari Provinsi Banten hanya sebatas untuk rehab yaitu 4,87 Miliar, hasil dengar pendapat dan diskusi dengan anggota DPRD Provinsi Banten. Seharusnya, anggaran yang diberikan untuk kelurahan dadap itu sebesar 15 miliar.

“Faktanya, kita hanya diberikan 4,87 Miliar. Ini sebenarnya harus dimengerti, oleh pihak kelurahan maupun kecamatan. kalo kita melakukan aksi ini, dalam rangka Feedback untuk mereka, untuk kelurahan, maupun kecamatan, agar mendapatkan anggaran yang lebih besar lagi untuk pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga : Pengerjaan Proyek Pembangunan Listrik Aliran Atas Yogyakarta-Solo Oleh PT Paro Rezeki Diduga Menabrak Aturan Perpres Nomor 16 Tahun 2018

Warga yang mengatasnamakan BRB tersebut, menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya, menolak rehab jembatan kali dadap, yang mereka butuhkan adalah perbaikan total jembatan kali dadap.

Baca Juga : Pengerjaan Proyek Dasar Jalan di Cukanggalih Asal-asalan, Coran Main Langsung Timpa

Mendesak dinas PUPR Provinsi Banten untuk merencanakan ulang pembuatan jembatan kali dadap.

Baca Juga : DPRD Kota Tangerang Meminta untuk Menghentikan Proyek Pembangunan Jembatan Tol JORR II

Serta, Provinsi Banten agar memberikan realisasi anggaran APBD kepada Kabupaten Tangerang. Khususnya, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi berkeadilan dan berimbang dengan kontribusi pendapatan-pendapatan yang telah diberikan ke Provinsi Banten.

kemudian, Mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Polri memeriksa proses realisasi anggaran pembuatan jembatan kali dadap. (sr/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA