Ridwan Kamil Siap Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19 Sinovac Buatan China

waktu baca 2 menit
Selasa, 4 Agu 2020 19:35 340 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Nasional, Gubernur Jawa Barat HM Ridwan Kamil, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi siap menjadi relawan untuk uji klinis vaksin Covid-19. Ketiganya secara sukarela akan menjadi bagian dari percobaan untuk menguji keampuhan vaksin dalam membangkitkan daya tahan tubuh terhadap serangan virus Corona.

Hal itu disampaikan Gubernur Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil dalam konferensi pers di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Kota Bandung, Senin (03/08/2020).

Tidak hanya Gubernur, Pangdam, dan Kapolda, ujar dia, jajaran Muspida Jabar yang lainnya seperti Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, dan Ketua DPRD Provinsi Jabar siap menjadi relawan uji coba vaksin.

“Kami para pimpinan sedang merumuskan, jika tidak ada halangan dari unsur kesehatan pribadi, maka saya dan Forkopimda akan menjadi relawan untuk pengetesan vaksin Covid-19, ujarnya.

Inisiatif untuk menjadi relawan, kata dia, diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menambah keyakinan relawan lainnya bahwa uji vaksin yang dilakukan oleh PT Bio Farma dan Universitas Padjadjaran akan berjalan dengan lancar.

“Kalau pimpinannya siap menjadi relawan vaksin Covid-19, insya Allah rakyatnya juga akan meyakini uji klinis vaksin Covid-19 akan berjalan dengan lancar,” katanya.

Sampai saat ini, lanjut gubernur, jumlah relawan yang telah mendaftarkan diri mencapai 500 orang dari total 1600 orang yang dibutuhkan. Masih kurang 1100 orang.

Untuk itu, gubernur terus mengajak warga Jabar yang berusia 20 – 59 tahun untuk menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.

Uji klinis yang disebutkan gubernur akan dilakukan untuk vaksin Covid-19 Sinovac buatan China. Ini merupakan uji klinis fase 3 yang akan berjalan selama 6 bulan atau hingga akhir 2020.

Jika segalanya berjalan lancar, rencananya vaksin Sinovac akan mendapat izin edar dan diproduksi massal pada awal 2021. (kir/rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA