MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kabupaten Tangerang, Keaktifitasan siswa/siswi SMPN 2 Sepatan, Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, dengan niat semangat latihan dan belajar serta kemampuan yang dimiliki oleh siswa/siswi yang rajin untuk mendapatkan hasil dan prestasi yang baik, akhirnya meraih prestasi bergengsi di tingkat nasional.
Berbagai macam prestasi terpilih diraih, sebagai peserta Jambore Nasional di Cibubur sekaligus pengucap Dasa Dharma pada upacara peringatan hari Pramuka ke 61 tingkat Kwarnas XI, juara 1 lomba tari kreasi tingkat Kabupaten dalam rangka Hari Anak Nasional, dan OSN tingkat nasional bidang studi IPS masuk sepuluh besar.
Adapun nama siswa/siswi yang terpilih mewakili SMPN 2 Sepatan tingkat nasional Jambore Pramuka di Cibubur adalah, Dicky Ariyanto, OSN Dinda Kirana Putri Pasha ini merupakan suatu kebanggaan bagi SMPN 2 Sepatan untuk ke depannya lebih giat lagi dan semangat untuk mencapai prestasi dan jenjang yang lebih tinggi.

Jambore Nasional di Cibubur merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan selama lima tahun sekali, dan diikuti oleh Pramuka Penggalang perwakilan dari setiap Kwartir Cabang (Kwarcab) baik di tingkat Kota maupun Kabupaten di seluruh Indonesia.
Kepala Sekolah SMPN 2 Sepatan Agus Soni Sobari, M.Pd mengatakan, dirinya berterima kasih khususnya kepada siswa/siswi yang mendapatkan prestasi dan terpilih sebagai perwakilan dari SMPN 2 Sepatan yang mewakili ajang bergengsi tingkat nasional seperti Pramuka Jambore Nasional di Cibubur, seni tari, OSN di bidang IPS tingkat Nasional.
“Pihak sekolah sangat bangga dimana siswa/siswi SMPN 2 Sepatan berhasil mendapatkan prestasi sehingga terpilih di ajang bergengsi tingkat nasional, dan kami berharap untuk ke depannya agar prestasi yang sudah diraih tersebut dapat dipertahankan prestasinya dan ditingkatkan kejenjang yang lebih tinggi lagi,” harapnya.

Baca Juga : PPDB SDN Cipondoh Makmur “NYELENEH”, Rumah Depan Sekolah Siswa Tidak Diterima
Ditambahkannya, SMPN 2 Sepatan juga mengadakan kegiatan yang bersifat sosial yaitu memberikan Santunan kepada anak – anak yatim sebanyak 80 siswa/siswi berupa sembako dan uang tunai. Mudah-mudahan pemberian santunan ini akan dapat bermanfaat bagi yang menerimanya,” tandas Agus Soni. (Risti & Adhari)
Tidak ada komentar