Oleh: M Rizal Fadillah MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Bandung, Berbagai Survey Calon Presiden selalu menempatkan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah pada posisi papan atas. Survey Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) terakhir Ganjar Pranowo berada di posisi ketiga di bawah Anies dan Prabowo dan di atas Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil. Anggota PDIP ini selalu mengungguli jauh kader PDIP lainnya termasuk Puan Maharani, Puteri Ketum Megawati sekaligus Ketua DPR RI.
Baca Juga : 1500 Kampanye Kebaikan Telah Ditayangkan di BenihBaik
Baca Juga : 70 Unit Laptop Disalurkan untuk Calon Desainer Grafis Andal Indonesia
Dan DPD PDIP Jawa Tengah sudah MENYEMPROT Ganjar Pranowo yang dianggap terlalu bermanuver untuk Pilpres 2024 dan berambisi mencalonkan diri sebagai Presiden. PDIP Jawa Tengah menilai Ganjar memanfaatkan media termasuk medsos untuk promosi dirinya, bahkan Ganjar rela menjadi host di youtubenya.
Baca Juga : Macet Karena Truk, Muhlis PDIP: Perlu Kantong Parkir dan Ketegasan Petugas
Dalam acara Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya di Panti Marhaen kota Semarang 22 Mei 2021, Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jawa Tengah tidak diundang. Kepala-kepala Daerah lainnya diundang semua kecuali Gubernur Ganjar Pranowo. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Baca Juga : Kapolri Minta Bandara Soetta Perketat Pengawasan WNA Masuk Indonesia

Baca Juga : Seorang Ibu di Solear Kabupaten Tangerang Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Menurut Bambang Wuryanto, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah tidak diundangnya Ganjar Pranowo karena dinilai terlalu ambisi “wis kemajon, yen kowe pinter ojo keminter”. “di satu sisi belum ada instruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri. Di sisi lain itu tidak baik bagi keharmonisan partai yang wajib tegak lurus pada perintah Ketua Umum”.
Baca Juga : Akankah Eggi Sudjana Makzulkan Jokowi?
Jangan Lewatkan : Sidang Gugatan Rakyat Terhadap Jokowi Akan Digelar, Jalih Pitoeng : Tak Ada Larangan Hadiri Sidang Terbuka Untuk Umum
Ganjar Pranowo dinilai “off side” sehingga mendapat pluit wasit. Karena berulang-ulang maka sudah “kartu kuning” dikeluarkan. Ganjar lupa bahwa DINASTI Soekarno sedang dibangun dan Puan Maharani adalah “putera mahkota” terlepas dari hasil-hasil survey yang posisinya jeblok berada di bawah untuk kandidat Presiden. Selama Puan masih digadang-gadang maka tabu Ganjar untuk menyalip.
Baca Juga : Polsek Karawaci Pasang Stiker Himbau Pemudik Lakukan Tes Swab Antigen

Baca Juga : Arogan, Mengaku Anggota Polda Banten Seorang Oknum Polisi Menganiaya Karyawan SPBU di Rangkasbitung
Popularitas Ganjar yang terus dilambungkan dengan harapan dilamar oleh partai lain selain PDIP bukanlah hal yang mudah. Faktor PDIP sangat menentukan untuk eksistensinya. Jikapun mencoba maju dengan kendaraan lain, maka Ganjar akan DIHAJAR oleh kasus-kasus lama yang menderanya. Bongkar-bongkaran akan dilakukan terhadapnya, termasuk oleh PDIP sendiri. Bukan mustahil Ganjar akan dikasuskan dan disidik oleh Kejaksaan Agung “atas perintah” DPP PDIP.
Baca Juga : PKS Bidik Kursi Bupati Tangerang
Baca Juga : Dinas Perkim Kabupaten Tangerang Ultimatum Pengelola TPU Binong, Jika Masih Ada Pungli Akan DIPECAT
Ganjar Pranowo akan habis dan sulit bernafas untuk ke depan. Kini sang Gubernur tengah DISERUDUK Banteng. Dan belum jelas KEMAHIRANNYA sebagai MATADOR yang jago berkelit. Prediksinya, Ganjar akan mati DISERUDUK Banteng. (BTL)
Baca Juga : Pangdam Jaya Ultimatum Perusahaan Yang Masih Gunakan Jasa Debt Collector
Penulis adalah Pemerhati Politik dan Kebangsaan.
Baca Juga : DPC PKS Curug Kabupaten Tangerang Mentargetkan Perolehan Suara Dua Kali Lipat Dalam Pileg 2024
Baca Juga : Membina Ukhuwah Membangun Soliditas Keragaman
Baca Juga : Lagi, Anak Masih Sekolah SMP Gantung Diri di Sepatan Timur Kabupaten Tangerang
Baca Juga : Sespimmen Polri Angkatan 61 Gelar Aksi Donor Darah
Baca Juga : Penyebaran Paradoks Firaunisme Akibat Terjebak di Laut kemapanan
Tidak ada komentar