Diduga Tak Terima Penyetopan Bangunan Semi Permanen “UMKM”, Orang Bos Parkir Kawasan Malibu ITC BSD, Rusak Gerobak Pedagang Dan Aniaya Penjaga Lapak

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Jan 2022 21:12 775 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Buntut penyetopan pembangunan bangunan Semi Permanen oleh sekelompok warga di kawasan jualan pedagang kecil UMKM di kawasan aset milik Dishub Kota Tangsel di Malibu BSD Serpong, DIDUGA orang “kaki tangan” Bos Parkir di kawasan tersebut, MENGANIAYA Har (54) penjaga lapak dan juga MERUSAK dua gerobak milik PKL yang berada di lahan parkir Ruko Malibu, ITC BSD, Kelurahan Lengkong Gudang Barat, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Tidak hanya merusak dua gerobak milik PKL UMKM binaan wilayah Kelurahan Lengkong Gudang Barat, sejumlah orang yang DIDUGA backing bos parkir tersebut MENYERET dan MEMBANTING Har hingga memar dan luka-luka di tubuhnya, khususnya di bagian sikut tangan dan juga sikut bagian Kakinya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (10/01/2022) malam sekira pukul 23.00 Wib. Korban Har yang sedang tertidur di salah satu tenda kaget mendengar bunyi pecahan kaca dari arah gerobak PKL. Begitu dihampiri, nampak beberapa orang berkaus hitam serta bos parkir berada di lokasi.

Baca Juga : Diduga Ada Oknum yang Backup Pabrik Pengelolaan Limbah Plastik di Kp. Badodon Curug

“Saya keluar tenda, dia (Bos Parkir) marah-marah mecahin kaca gerobak, ada beberapa orang yang mengawalnya pakai kaus hitam,” tutur Har di lokasi, kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/01/22) siang. 

Har sendiri mengenali beberapa pria yang merusak gerobak-gerobak PKL di lokasi. Dia lantas merekam melalui kamera handphonenya saat kejadian berlangsung. Mengetahui hal itu, Bos Parkir spontan membentak dan meminta handphone korban.

“Saya dibentak-bentak, terus hp saya diambil, saya diem aja waktu itu karena sepi juga takut saya diapa-apain,” ujarnya. 

Baca Juga : Diduga Berisi Bahan Peledak, Tas Hitam Mencurigakan Gegerkan Warga Serang

“Dan salah satu orang bertubuh besar tiba-tiba memukul dan menyeret saya,” sambung Har yang bertubuh kecil tersebut dan mengaku mendapat ancaman agar tidak memberitahu kepada siapapun mengenai perusakan dan penganiayaan yang dialaminya malam itu.

“Dia bilang, lo gua matiin sekarang juga bisa kalau mau. Awas lo jangan cerita-cerita,” katanya menirukan ancaman salah satu orang yang berseragam hitam.

Keberadaan korban sendiri di area lapak-lapak PKL di kawasan ruko Malibu ITC BSD memang sebagai penjaga lapak dan gerobak manakala para pedagang telah selesai berjualan di malam hari. Pekerjaan itu diambil korban atas permintaan Karang Taruna Kelurahan Lengkong Gudang Barat. 

Baca Juga : Diduga Frustasi, Istri Tak Mau Rujuk Suami Nekat Bunuh Diri

“Kalau saya memang diminta jagain lapak gerobak aja, karena di sinikan tempat terbuka jadi takut dimalingin gerobaknya. Dulu pernah kejadian soalnya,” ucapnya. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi di sebuah ruko milik pengelola parkir kawasan ruko Malibu ITC BSD, pihak pengelola parkir yang diwakili oleh Farha Diba Ketua Kadin Kota Tangsel Paradigma Baru, MEMBANTAH adanya penganiayaan dan juga perusakan gerobak PKL UMKM di lokasi tersebut pada Selasa, 10 Januari 2022 malam. 

“Nggak ada perusakan gerobak dan penganiayaan, mana? nggak ada. Semalam itu hujan deras, nggak ada apa-apa,” terang Farha Diba mewakili pengelola parkir kawasan ruko Malibu ITC BSD Serpong. 

Baca Juga : Papan Plang IMB Milik PDAM TB Model Lama dan Diduga Tidak Terdaftar

Dan sekira pukul 14.30 Wib, di lokasi kejadian nampak sejumlah personil kepolisian dari Reskrim Polres Kota Tangsel yang datang bersama Har, korban penganiayaan yang sebelumnya pada pukul 11.30 Wib didampingi oleh beberapa orang mendatangi Polres Kota Tangsel guna MELAMPIRKAN kasus Penganiyaan yang menimpa dirinya. 

Sekira Pukul 14.30 Wib, dan disaksikan oleh beberapa orang awak media nasional dan lokal, pihak penyidik Reskrim Polres Kota Tangsel memasuki kantor Pengelola parkir kawasan ruko Malibu ITC BSD bersama korban Penganiayaan Har, dan tidak lama kemudian tim penyidik Reskrim Polres Kota Tangsel keluar dari kantor pengelola parkir tersebut guna menuju ke lokasi dirusaknya dua gerobak PKL milik UMKM dan juga lokasi penganiayaan yang menimpa HAR.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA