Gaungkan Kreativitasmu di Pucuk Cool Jam 2020

waktu baca 5 menit
Rabu, 2 Okt 2019 14:29 43993 Redaksi

Mediabantencyber.co.id – Jakarta, Siap – siap kalangan milenial, Pucuk Cool Jam kembali membuka Talenta muda Indonesia berbakat khususnya yang duduk di bangku SMA dan sederajat. Minat dan bakat kembali menyasar di bidang seni khususnya musik yang digelar oleh Teh Pucuk Harum pada 2020 mendatang bertajuk “Make The Journey Louder”.

Sejak pertama kali dihelat pada Tahun 2016 hingga 2019, Pucuk Cool Jam telah berhasil menjaring sejumlah talenta muda berbakat di tingkat sekolah menengah atas di beberapa kota besar di Indonesia. Pada tahun 2019, sebanyak 60 Sekolah di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Samarinda telah beradu bakat dan kreativitas untuk bisa tampil dl panggung Pucuk Cool Jam yang berlokasi di Bandung pada Maret 2019 lalu.

Pucuk Cool Jam 2020 akan menjangkau lebih luas lagi bagi generasi muda yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya di lebih banyak wilayah di Indonesia, yaitu Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Palembang, dan Makassar. Teh Pucuk Harum ingin mengajak generasi muda berbakat Indonesia Bersama – sama ciptakan sebuah perjalanan kreatif yang lebih seru, berkesan, sekaligus menantang.

Brand Manager Teh Pucuk Harum Yustina Amelia menuturkan sebagai produk RTD Tea favorit anak muda, Teh Pucuk Harum berkomitmen untuk terus menghadirkan yang terbaik bagi generasi muda kreatif. Pihaknya berharap para peserta yang terlibat dapat lebih berani dalam unjuk kreativitas di panggung yang lebih besar sebagai langkah awal dari kesuksesan perjalanan berkarya, yang akan membawa mereka untuk lebih dikenal ke seluruh wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, sebagai tahap awal pendaftaran, para calon peserta berlomba untuk berkreasi melalui platform digital yang tersedia agar dapat disaksikan oleh publik yang lebih luas. pendaftaran melalui digital audition telah dibuka sejak 2 September dan akan berakhir pada 31 Oktober 2019. Melalui platform tersebut diharapkan semakin banyak generasi muda di sekolah menengah atas maupun sekolah kejuruan yang dapat memamerkan bakat mereka serta mendaftarkan sekolahnya untuk bisa lolos dan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020.

Para calon peserta diminta untuk secara bebas menyiapkan satu cover lagu dari musisi Indonesia maupun internasional yang mereka sukai melalui microsite www.pucukcooljam.com. Tidak terbatas hanya penampilan kesenian dalam bermusik saja, ekstrakurikuler favorit perwakilan Tiap – tiap sekolah juga akan kembali ditantang untuk berkreasi dan unjuk kemampuan sesuai dengan ciri khas Masing – masing ekstrakurikuler yang dimiliki.

Setelah berhasil melalui tahap digital audition, 20 peserta grup band dan ekstrakurikuler yang mewakili masing – masing sekolah terpilih di Wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda. Palembang, dan Makassar akan tampil di babak audisi Road to Pucuk Cool Jam 2020 pada tanggal 16, 17, 23 dan 24 November 2019.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada babak ini para peserta akan melalui proses penjurian secara langsung oleh music director radio lokal ternama di wilayah tersebut untuk menambah kredibilitas para finalis yang nantinya terpilih dan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020. Tidak hanya itu, lokasi yang dipilih bukan lagi sekolah Masing – masing, melainkan venue besar dan terbuka dengan harapan bisa disaksikan langsung secara lebih luas oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung Pucuk Cool Jam 2020 untuk menggaungkan bakat dan kreativitas yang dimiliki para peserta,” jelasnya.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Yudha Diputra selaku Marketing Manager SAE Indonesia, memaparkan Pucuk Cool Jam 2020 bukan lagi sekedar wadah unjuk bakat dan berekspresi saja, namun juga sebuah wadah untuk mengembangkan skill bermusik dan kreativitas para Talenta – talenta muda berbakat yang terlibat. Masih menggandeng SAE Indonesia sebagai education partner, Pucuk Cool Jam akan menggelar workshop kreatif untuk memberikan pelatihan skill bermusik dengan sesi yang lebih komprehensif bagi para finalis yang akan tampil di panggung Pucuk Cool Jam 2020.

“Pembekalan dalam skill bermusik sangat diperlukan para musisi muda terlebih ketika akan memasuki industri musik dimana penampilan mereka akan dinikmatl oleh masyarakat luas. Maka perlu adanya peningkatan teknik bermusik dan soft skills serta berbagai tips lainnya yang bertujuan untuk memaksimalkan performa mereka di atas panggung serta tidak mudah menyerah dalam proses menuju kesuksesan mereka,” ujar Yudha.

Sedangkan dalam proses penjurian untuk mendapatkan pemenang Pucuk Cool Jam 2020, tetap melibatkan para juri yang sudah tidak diragukan Iagi skill bermusik dan kontribusinya pada dunia musik Indonesia, serta institusi yang memiliki kredibilitas dalam bidang musik. Maka tidak Tanggung – tanggung Teh Pucuk Harum pun melibatkan kalangan artis papan atas seperti Armand Maulana sebagai musisi senior sudah tidak diragukan lagi kemampuannya menghibur jutaan penikmat musik sebagai jurinya. Dan vokalis dari band Gigi ini tidak sendirian karena ditemani lga Massardi yang dikenal sebagai vokalis dan mastermind dibalik Barasuara serta sudah terlibat di Pucuk Cool Jam sejak tahun 2017 untuk memilih sang juaranya.

“Tentunya saya bangga telah didaulat oleh Teh Pucuk Harum untuk menjadi bagian dari proses pencarian Bibit – bibit band berbakat di Pucuk Cool Jam 2020. Kami selaku tim juri tentu akan melakukan penilaian secara objektif, seperti penguasaan instrumen musik, materi lagu dan kekompakan antar personil seperti stage act dan live performance,” ungkap Armand Maulana selaku perwakilan juri kategori Band.

Sementara itu, dikatakan Ufa Sofura Juri Kategori Ekstrakulikuler bahwa Pucuk Cool Tidak hanya memberikan ruang kemampuan bermusik, bagi generasi muda berbakat pihaknya pun memberikan ruang mengekspresikan diri dan mengembangkan kreativitas mereka di bidang ekstrakurikuler performance art. Masih melibatkan para juri yang berkompeten baik dari musisi maupun dari institusi yang memiliki kredibilitas dalam bidangnya, kali ini Pucuk Cool jam 2020 menghadirkan Bisma Karisma dari boyband Smash dan Ufa Sofura, sosok instruktur dance yang punya passion dan kecintaan tinggi terhadap tari.

“Sebagai kriteria penilaian ekstrakurikuler terdiri dari beberapa aspek seperti Koreografi, Power, Kekompakan, Ekspresi, Kostum, dan bagaimana para Finalis mampu mengolah kreativitas dalam mengimplementasikan Teh Pucuk Harum di setiap penampilannya,” jelas Ufa Sofura. “Dengan konsitensi komitmen dari Teh Pucuk Harum dalam menyelenggarakan Pucuk Cool Jam tiap tahunnya, kami berharap dapat menginspirasi para generasi muda Indonesia untuk terus berani mengeksplorasi kreativitas yang dimiliki dan kedepannya mampu menghasilkan beragam karya yang inspiratif.” (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA