IPW Mengapresiasi Pola Pendekatan Yang Dilakukan Kapolda Banten Kepada Masyarakat

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Feb 2021 12:16 317 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id (MBC) Jakarta, Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan sangat apresiasi cara dan pola pendekatan yang dilakukan oleh Kapolda Banten Irjen Rudi Heriyanto yang memberi kesempatan dan juga fasilitas kepada para disabilitas untuk menggunakan lapangan Polda dalam setiap kegiatan olahraga di komunitasnya.

Indonesia Police Watch (IPW) melihat, selama ini para disabilitas, terutama di Banten, selalu kesulitan untuk mendapatkan arena untuk berolahraga, sehingga dengan diberikannya lapangan Polda, para disabilitas bisa maksimal dalam melakukan kegiatan olahraga dan tidak merasa didiskriminasi.

IPW melihat sejak menjadi Kapolda Banten, Rudi banyak melakukan terobosan untuk menjalankan konsep Presisi Polri. Rudi cukup aktif melakukan pendekatan ke berbagai lapisan masyarakat di daerahnya. Selain kepada para disabilitas, Rudi juga aktif menggerakkan jajaran Polda Banten, mulai dari Polsek hingga Polres untuk menyambangi pesantren di berbagai pelosok.

Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari pengecetan pesantren, perbaikan pesantren yang rusak, berdialog dan melakukan kegiatan keagamaan lainnya bersama masyarakat. Dengan adanya pola pendekatan seperti ini, setidaknya potensi radikalisme di daerah Banten bisa ditekan, mengingat beberapa waktu lalu sejumlah tokoh teroris berasal dari daerah ini.

Baca Juga : Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso Berharap, Dapat Terus Memperkuat Sinergi Yang Telah Terjalin

Selain turun langsung ke akar rumput, Rudi juga melakukan kegiatan silaturahmi dengan ulama kharismatik di daerah Banten, seperti Abuya Muhtadi dan KH Abuya Murtadho. Dan tidak hanya ke kalangan santri, kunjungan Rudi ke pedalaman masyarakat Suku Baduy juga patut diapresiasi. Selain bertujuan untuk menjalani silahturahmi dengan masyarakat pedalaman Baduy, kunjungan itu sekaligus bisa merasakan denyut dinamika sosial masyarakat Baduy. Sebab dalam kunjungan itu jajaran Polda Banten juga melaksanaan bakti sosial dan merawat budaya lokal.

Dengan masih maraknya pandemi Covid 19, para pejabat daerah memang harus sering aktif turun ke akar rumput untuk mengetahui secara langsung seperti apa dinamika sosial ekonomi masyarakatnya, terutama setelah setahun masa pandemi mencengkram. Para Kapolda misalnya, wajib turun ke akar rumput secara berkala agar bisa mendeteksi sejauh mana dampak setahun pandemi Covid 19 menjadi ancaman bagi gangguan keamanan.

Kekacauan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid 19 yang menimbulkan krisis, kebangkrutan usaha, pengangguran, PHK, dan lain-lain apakah sudah berdampak pada angka kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya.

Jangan Lewatkan : Kapolda Banten: Polri Jangan Pernah Mengeluh, Kita Harus Bangga, Jihad Besar Kita Berantas Kriminalitas

Aksi turun ke akar rumput, seperti yang dilakukan Rudi memang perlu dilakukan para Kapolda lain. Sehingga Polri mendapatkan situasi riil tentang kondisi Indonesia pasca setahun pandemi Covid 19 pada Maret mendatang. Dengan demikian potensi ancaman keamanan, radikalisme, provokasisme, kriminalitas, dan konflik sosial maupun gangguan sosial lainnya pasca setahun pandemi Covid 19 bisa diantisipasi dengan cepat oleh Polri.

Demikian Siaran Pers yang diterima MediaBantenCyber.co.id dari Neta S Pane
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) pada Senin (15/02/2021) pagi. (BTL).

Baca Juga : Kunker Kapolda Banten, Disambut Rampak Bedug di Polres Kota Tangerang

____________Penangkapan 1 Orang di Pandeglang Diduga Ada Kaitannya 3 Terduga Teroris di Kabupaten Serang

Baca Juga : Kapolda Banten, Menyerahkan dan Hadiri Penyembelihan Hewan Qurban di Halaman Masjid Baiturrahman

____________Peringati Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA