Jalih Pitoeng: Habib Rizieq bukan Penjahat Besar Tapi Imam Besar Umat Islam

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Des 2020 18:16 489 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Hingar – bingar tentang statement Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang akan melakukan penangkapan terhadap Habib Rizieq Shihab dan beberapa tersangka lainnya pasca gelar perkara mendapat perhatian serius, di antaranya adalah salah seorang aktivis kelahiran Betawi Jalih Pitoeng.

Jalih Pitoeng yang juga pernah ditangkap oleh pihak Polda Metro Jaya Oktober 2019 lalu dengan tuduhan ikut serta dalam perencanaan penggagalan pelantikan presiden Jokowi Oktober 2019 lalu menyampaikan keprihatinannya terhadap perkembangan saat ini.

“Saya sangat menyayangkan sikap Kapolda Metro Jaya yang demikian agresif terhadap kasus kerumunan yang menimpa Habib Rizieq Syihab,” ungkap Jalih Pitoeng melalui pesan media WhatsApp kepada awak media, Jumat (11/12/2020).

Jalih Pitoeng juga berharap seyogyanya pihak Polda Metro Jaya agar menangani kasus ini secara elegan dan bijaksana.

“Saya berharap agar pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya lebih elegan dalam menangani kasus ini,” pinta Jalih Pitoeng

Aktivis (Jalih Pitoeng) yang dikenal kritis ini pun menyambut baik kehadiran ketua tim pengacara Habib Rizieq Syihab ke Polda Metro Jaya. Diketahui Azis Yanuar hadir ke Mapolda Metro Jaya untuk memastikan peningkatan status Habib Rizieq Syihab dalam kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan beberapa minggu lalu pasca kepulangan Habib Rizieq Syihab ke tanah air.

“Saya pikir pengacara Habib Rizieq Syihab bisa dan akan kooperatif dalam proses penyidikan ini. Asal tidak terlalu dibesar-besarkan seakan Habib Rizieq Syihab adalah seorang penjahat besar. Karena hal tersebut juga berpengaruh pada kondisi psikologis dan sosiologis umat islam. Terutama bagi para pendukung dan pecinta Habib Rizieq Syihab. Terlebih pasca terbunuhnya 6 Laskar FPI yang mengawal Habib Rizieq Syihab,” ujar Jalih.

“Dan saya berkeyakinan jika perkara dan kasus kerumunan yang menimpa Habib Rizieq Syihab dapat ditangani dengan biasa dan normatif. Insya Allah penasehat hukum beliau pasti akan kooperatif dalam mendampingi kliennya dalam pemeriksaan nanti,” kata Jalih.

“Masalahnya, inikan terlalu dibesar-besarkan dan banyak melibatkan yang di luar kelaziman. Sehingga masyarakat pun jadi bertanya – tanya. Ada apa sesungguhnya dibalik kasus kerumunan tersebut. Apakah hanya karena terkait Habib Rizieq Syihab sehingga penanganannya pun sangat luar biasa menggemparkan,” pungkas Jalih Pitoeng. (BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA