Mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia/ADI Kota Tangsel Lakukan Studi Banding Ke Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD

waktu baca 5 menit
Kamis, 27 Jan 2022 12:44 328 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Didampingi dua orang guru/ustadz pembinanya, lima orang mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (27/01/2022) mendatangi kawasan Masjid Baitul Hikmah (MBH) Nusaloka BSD, Serpong, Kota Tangsel guna melakukan Silaturahmi dan juga studi Banding dengan DKM Baitul Hikmah terkait pengelolaan dan manajemen masjid secara modern, profesional dan akuntabel. 

Kedatangan rombongan mahasiswa ADI Kota Tangsel tersebut disambut langsung oleh Ketua umum DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD Ustadz H. Suradi, SE. MM dan didampingi oleh Bapak Sugeng selaku pengurus DKM Baitul Hikmah bidang humas dan IT. Sementara dua orang guru/ustadz yang mendampingi mahasiswa ADI Kota Tangsel tersebut adalah Ustadz Odi dan juga Ustadz Ahmad Yahya. 

Saat menerima kedatangan rombongan mahasiswa ADI Kota Tangsel tersebut, Ustadz Sugeng pengurus DKM MBH menyatakan, dengan kedatangan para mahasiswa ADI Kota Tangsel akan ada berbagai kebaikan dan hikmah yang didapatkan oleh kedua belah pihak, baik itu oleh Masjid Baitul Hikmah maupun oleh para mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Kota Tangsel beserta para guru/ustadz pembimbing dan pembinanya.

“Dengan kedatangan rombongan para mahasiswa ADI Kota Tangsel ini, selain dalam rangka menjalin silaturrahmi juga akan banyak mengambil hikmah (kebaikan) yang akan diperoleh oleh kedua belah pihak, baik oleh pengurus MBH maupun para mahasiswa ADI Kota Tangsel,” kata Sugeng.

Baca Juga : 501 Anak Panti Asuhan Terima Donasi Rp98.997.600 dari The FoodHall

Ditambahkan Sugeng, dirinya juga sangat mengapresiasi atas dipilihnya Masjid Baitul Hikmah (MBH).sebagai tempat studi Banding oleh para mahasiswa dan guru/ustadz Akademi Dakwah Indonesia Kota Tangsel. Dirinya juga menceritakan secara singkat sejarah tentang keberadaan Masjid Baitul Hikmah (MBH) kepada para mahasiswa ADI Kota Tangsel.

“MBH terdiri dari 8 divisi yang diisi oleh orang-orang yang berkompeten. Dan tagline dari MBH adalah Sinergitas akan meningkatkan kualitas. Dan dengan kedatangan para mahasiswa ADI Kota Tangsel ini akan menjadi catatan dan evaluasi dari pengurus MBH untuk peningkatan kinerja MBH selanjutnya,” ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Odi ketua Laznas Akademi Dakwah Indonesia dan juga Ustadz Ahmad Yahya selaku guru/Ustadz Pembimbing para mahasiswa ADI Kota Tangsel, mengatakan, kedatangan dirinya bersama Ustadz Odi dan rombongan para mahasiswa ADI Kota Tangsel semata-mata karena adanya rahmat dan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Dan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa ADI Kota Tangsel ini dalam rangka untuk menjalin silaturahmi dan juga ingin diberikan nasehat-nasehat dari para pengurus MBH sebagai bekal menambah ilmu dan juga wawasan kepada para mahasiswa, guru/ustadz serta pengurus dan pengelola kampus ADI Kota Tangsel.

Baca Juga : Crewdible, Pionir Gudang Online Indonesia Siap Dukung Pebisnis Melakukan Efisiensi Hingga 70 Persen

“Kehadiran kami ke MBH ini juga selain untuk bersilaturhmi juga agar dapat mensinergikan antara mahasiswa ADI Kota Tangsel dengan pengurus MBH agar dapat melahirkan para penghafal Al Qur’an yang berkualitas di Kota Tangerang Selatan,” tandas keduanya. 

Sementara itu, Ketua umum DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD Ustadz H. Suradi, SE. MM, saat memberikan pemaparannya di depan para mahasiswa dan guru serta ustadz Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Kota Tangerang Selatan menjelaskan tentang sejarah lengkap awal mula berdirinya Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD sejak tahun 2000 yang lalu. Sedangkan gedung Baitul Yatim didirikan pada tahun 2014. Menurutnya, lika-liku sejarah perjuangan berdirinya Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD dilalui dengan berbagai tantangan dan hambatan yang cukup berat baik dari internal maupun eksternal. Namun berkat kerja keras yang pantang menyerah, kekompakan dan juga amanah serta kepercayaan yang besar dari para jamaah MBH dan juga Yayasan Keluarga Muslim Nusaloka (YKMN) akhirnya Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD dapat berkembang sangat pesat dan berdiri megah serta berkualitas dalam berbagai aspek seperti saat ini. 

“Kami keluarga besar dan pengurus Masjid Baitul Hikmah sangat welcome dan menyambut dengan tangan terbuka atas kehadiran para adik-adik mahasiswa ADI Kota Tangsel ini. Sebagai mana kita ketahui bahwa para mahasiswa dan generasi muda inilah yang kelak akan menggantikan dan meneruskan kepemimpinan serta perjuangan dan dakwah kami-kami ini untuk kemajuan dan perkembangan Islam di Indonesia. Sehingga dengan melakukan sharing, tukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan para seniornya seperti kami ini, insya Alloh akan menjadi bahan inspirasi dan motivasi serta gagasan-gagasan baru dari para mahasiswa dan anak-anak muda ini untuk dapat melahirkan program-program serta ide-ide kreatif dan baru bukan hanya dari sisi teori akademis, tapi langsung diaktualisasikan di lapangan bagaimana melakukan tata kelola manajemen masjid sehingga dapat berkembang dan maju seperti Masjid Baitul Hikmah ini,” tegasnya. 

Baca Juga : Asmara Abigail Menginisiasi Kampanye Konservasi Penyu di Bali

Ustadz Suradi juga menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa dan guru serta ustadz Akademi Dakwah Indonesia Kota Tangsel yang telah memberikan kepercayaan kepada Masjid Baitul Hikmah Nusaloka BSD sebagai tempat untuk menambah ilmu dan wawasan serta tempat sharing berbagi pengalaman sebagai modal untuk mengetahui bagaimana melakukan tata kelola sebuah masjid menjadi berkembang dan maju seperti Masjid Baitul Hikmah. 

“Insya Allah akan banyak hikmah yang akan di dapat oleh para mahasiswa ADI Kota Tangsel ini dengan melakukan studi banding dan sharing bertukar ilmu tentang bagaimana memanajerial dan melakukan tata kelola sebuah masjid mulai dari perencanaan dan melaksanakannya dengan baik sehingga masjid tersebut dapat menjadi berkembang dan maju. Dengan melakukan studi banding seperti ini maka para mahasiswa ADI Kota Tangsel tinggal melakukan tiga “N” yaitu apa yang telah dipaparkan tadi silahkan di NITENI (mengamati), kemudian apa yang dilihat sudah baik silahkan NIROKE (menirukan) dan N yang ketiga adalah dengan NAMBAHI yaitu dengan melakukan inovasi agar apa yang sudah baik akan semakin bertambah baik lagi. Caranya dengan melakukan tiga “S” yaitu melakukan dan menjalin Silaturahmi, melakukan berbagi pengalaman atau Sharing dan yang terakhir adalah melakukan Sinergitas baik itu secara manajerial maupun operasional,” pungkas Ustadz H. Suradi, SE.MM, Ketua umum DKM Baitul Hikmah Nusaloka BSD.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA