Masruri Ketua RW 07 Bersama Lurah Jelupang, Peringati 1 Tahun Go Green Bank Sampah untuk Menumbuhkan Perekonomian Warga Griya Asri

waktu baca 5 menit
Sabtu, 16 Apr 2022 23:58 710 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Bertempat di lapangan fasum dan fasos RT 33/07 Perumahan Griya Asri, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Lurah Jelupang Ridwan Arifin, SE. MM didampingi ketua RW 07 Perumahan Griya Asri Jelupang Dr. H. Masruri HM, Drs. MM, selaku Pembina Bank Sampah dan juga Dosen fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Syech Yusuf Kota Tangerang, Bunda Erta ketua Bank Sampah Go Green Perumahan Griya Asri Jelupang, dan juga Bunda Haryati ketua Panitia acara Bazar Ramadhan Bank Sampah Go Green Griya Asri Jelupang 2022, Sabtu (16/04/2022) pagi, melaksanakan kegiatan peringatan 1 tahun berdirinya Bank Sampah Go Green Griya Asri Jelupang dan juga Bazar Ramadhan 2022. Kegiatan tersebut dibuka pada pukul 09.00 Wib oleh lurah Jelupang Ridwan Arifin bersama ketua RW 07 Griya Asri, H. Masruri HM. 

Menurut Bunda Haryati, kegiatan Peringatan satu tahun berdirinya Bank Sampah Go Green Griya Asri Jelupang dan juga Bazar Ramadhan 2022, dilaksanakan guna menegaskan bahwa warga perumahan Griya Asri Jelupang khususnya di RW 07 telah ikut berpartisipasi membantu pemerintah daerah Kota Tangsel dalam mengurangi beban masalah sampah dengan membentuk Bank Sampah Go Green Griya Asri sudah sejak satu tahun berjalan. 

“Kami berharap semoga kegiatan ini akan membawa manfaat dan keberkahan bagi warga masyarakat Griya Asri Jelupang khususnya di RW 07,” ucapnya singkat. 

Ismed, Ketua RT 32/07 Griya Asri Jelupang menyampaikan rasa bahagia dan gembiranya atas antusiasme yang sangat besar oleh warga masyarakat di wilayah RT 31 yang dipimpinnya. Menurut Ismed, sudah tiga tahun warganya secara mandiri mendirikan bank sampah. Dan kegiatan bank sampah menurutnya banyak membawa manfaat yang besar bagi warga masyarakatnya, baik dari sisi kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan dan sosial dan juga membawa manfaat ekonomi bagi para warga masyarakat yang menjadi nasabah bank sampah. 

“Sangat baik dan sangat positif sekali bank sampah ini. 50 persen warga RT saya sudah menjadi anggota bank sampah. Semoga warga RT 31 yang belum menjadi anggota nasabah bank sampah untuk segera menjadi anggota, karena manfaatnya bank sampah sangat besar sekali bagi lingkungan dan juga dapat menggerakkan perekonomian warga masyarakat,” kata Ismed, ketua RT 31. 

Dalam kesempatan yang sama, Bunda Erta, ketua Bank Sampah Go Green Griya Asri Jelupang, menjelaskan bahwa, dirinya bersyukur hari ini adalah peringatan satu tahun berdirinya Bank Sampah Go Green Griya Asri Jelupang khususnya di RW 07. Menurut Bunda Erta, saat ini di wilayah RW 07 telah berdiri sebanyak 4 Bank Sampah dan memiliki 100 nasabah Bank Sampah. Dan keberadaan Bank Sampah Go Green di wilayah RW 07 telah sangat membantu mengangkat kehidupan perekonomian bagi masyarakat, khususnya bagi emak-emak untuk membantu menambah penghasilan kebutuhan dapurnya. 

“Alhamdulillah, bank sampah di wilayah RW 07 telah berkembang cukup baik dan hari ini genap setahun lebih kami warga RW 07 telah mendirikan bank sampah. Dan hari ini kami memperingatinya yang sekaligus juga untuk membagikan tabungan bank sampah selama satu tahun Kepada para nasabah bank sampah dari 4 RT di wilayah RW 07. Sebenarnya para nasabah dapat mengambilnya setiap bulan tabungan sampahnya, namun para nasabah menginginkannya setiap tahun saja agar hasilnya lebih kelihatan jumlah,” ungkap Bunda Erta. 

Bunda Erta menjelaskan bahwa, kegiatan setoran penimbangan sampah plastik ke bank sampah di wilayah RW 07 Go Green Griya Asri dilakukan setiap dua minggu sekali, dan omzetnya cukup bagus yaitu minimal satu jutaan tiap dilaksanakan setoran ke bank sampah di RW 07. 

Sementara itu, ketua RW 07 Perumahan Griya Asri Jelupang, Serpong Utara, yang juga Pembina Bank Sampah RW 07 dan juga Dosen Universitas Islam Syech Yusuf (UNIS) Kota Tangerang, Dr. H. Masruri HM., Drs., MM, mengatakan bahwa, kegiatan bank sampah yang dilakukan oleh warganya di wilayah RW 07 Griya Asri Jelupang itu sungguh sangat luar biasa. 

“Saya selaku ketua RW 07 yang juga Pembina nank sampah Go Green Griya Asri Jelupang sungguh sangat mengapresiasi atas keberadaan bank sampah di wilayah RW 07. Mengapa? karena keberadaan Bank Sampah telah cukup signifikan membantu beban sampah cukup berat di wilayah RW 07. Dengan adanya bank sampah, maka beban pemerintah Kota Tangsel dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup bagian Persampahan akan menjadi lebih ringan dalam mengatasi masalah persampahan di Kota Tangsel,” terang Dr. H. Masruri.

Ditambahkan, H. Masruri, dengan adanya bank sampah maka para warga masyarakat RW 07 yang menjadi nasabah bank sampah akan melakukan pemilihan sampah-sampah yang masih bernilai ekonomis seperti sampah plastik untuk ditabungkan ke bank sampah.  

“Kegiatan bank sampah telah menumbuhkan geliat perekonomian warga di lingkungan perumahan Griya Asri, khususnya di RW 07. Dan bagi saya selaku Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIS Tangerang, kegiatan pembinaan bank sampah ini dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi,” tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh lurah Jelupang, Ridwan Arifin, SE. MM. Dirinya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga dan ketua RW 07 Perumahan Griya Asri Jelupang yang telah menginisiasi kegiatan bank sampah di wilayahnya tersebut. Menurut Ridwan, masalah sampah merupakan masalah yang cukup berat yang harus ditangani secara bersama-sama oleh seluruh elemen dan masyarakat di Kota Tangerang Selatan. Dan dirinya berharap kedepannya bank sampah di wilayah RW 07 khususnya dan di wilayah kelurahan Jelupang umumnya akan dapat berkembang lebih besar lagi menjadi Supermarket Sampah seperti yang ada di Jawa Timur. 

“Sampah ini merupakan persoalan yang cukup berat jika ditangani hanya oleh pemerintah daerah saja, untuk itu keberadaan bank sampah Go Green Griya Asri Jelupang di wilayah RW 07 ini sungguh sangat bermanfaat dan bagus sekali. Dan kedepannya, saya ingin di wilayah kelurahan Jelupang dibuat satgas sampah. Kita sudah memiliki payung hukum berupa Perda Sampah, Saya berharap nantinya Satgas sampah di kelurahan Jelupang akan dapat melakukan patroli secara rutin setiap malam harinya, kita pantau dan awasi siapakah manusia-manusia nakal yang suka membuang sampah sembarangan dipinggir-pinggir jalan di wilayah Jelupang. Jika tertangkap kita serahkan kepada Satpol-PP agar dikenakan pidana tipiring dan diberikan denda mulai Rp 500 ribu hingga Rp1 juta rupiah sesuai aturan Perda Sampah, biar kapok orang yang membuang sampah tersebut,” tegas Ridwan Arifin, Lurah Jelupang.(BTL)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA