MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang, Proyek peningkatan jalan Sangego raya (Cadas-Jembatan Maju Karya) diduga arogan kepada pengguna jalan karena melakukan penutupan jalan yang dilakukan molen saat melakukan pengecoran hingga mengakibatkan kemacetan panjang. Ditambah banyak kendaraan bermotor yang putar balik akibat penutupan jalan yang dilakukan oleh CV kosong sembilan pemenang tender dari Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang pemerintah kota Tangerang.
Sementara saat kemacetan, sopir ada yang nyeletuk, “Lama banget sih”, katanya dengan nada kesal.
Selain itu, pengendara motor saat putar balik akibat dari kemacetan tersebut untuk menghindari dampaknya, dirinya mengatakan daripada menunggu macet mending saya putar balik.
Sementara saat dikonfirmasi awak media, para pekerja proyek peningkatan jalan mengatakan bahwa pelaksana dan mandor saat ini tidak berada di lokasi pengerjaan.
“Pelaksananya belum datang,’ ucapnya saat dikonfirmasi pada Rabu (31/07/2024) malam.
Jangan Lewatkan : Saluran Got di Jalan Sentul Curug Kulon Tangerang Baru Diperbaiki Sudah Rusak Parah
Diketahui, papan proyek tersebut hanya berbentuk banner yang ditempel di bedeng, yang seharusnya papan proyek tersebut dibuat dengan papan triplek. (Della/red)
Baca Juga : Pelaksana CV Mulia Arinda Bersikap Arogan dalam Peningkatan Jalan di Adiyasa Tangerang
Baca Juga : Seorang Ibu di Solear Tangerang Diduga Dipersulit dalam Pembuatan Akta Kelahiran Anak Kandungnya
Baca Juga : Untuk Bantah Isu yang Ada, Kuasa Hukum akan Datangkan Tiga Kakak Korban ke Polsek Teluknaga
Baca Juga : Upaya Cegah Banjir di Tigaraksa, DBMSDA Kabupaten Tangerang Bangun Embung di Desa Pematang
Baca Juga : Lagi, Anak Masih Sekolah SMP Gantung Diri di Sepatan Timur Kabupaten Tangerang
Tidak ada komentar