Walaupun Ditutup, Ratusan Orang Tetap Bisa Wisata Ziarah di Banten Lama

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Mei 2020 16:25 563 Redaksi

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Serang, Meskipun telah ada himbauan dan upaya dari Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Permukiman (Perkim) untuk Kawasan Wisata Religi Banten Lama Kota Serang Ditutup di masa Pandemi wabah Virus Cirona atau Covid-19 saat ini, namun ratusan warga masyarakat tetap terlihat tumpah ruah di dalam area wisata religi tersebut.

Penutupan area tempat wisata yang dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 tersebut dilakukan sampai batas waktu tidak ditentukan, namun, terpantau 2 hari setelah Idul Fitri, ratusan para wisatawan yang datang dari berbagai daerah tetap saja memenuhi di dalam area wisata tersebut, bahkan banyak dari mereka yang tidak memakai masker dalam area tersebut.

Ratusan Warga masyarakat tersebut dapat masuk ke area wisata Banten Lama melalui jalur tikus yang ada, tepatnya melalui pintu belakang pesantren.

Salah satu pengunjung yang sempat diwawancarai mengatakan, dirinya sebenarnya sudah tau adanya pandemi dan merasa risih juga terkait hal itu.

“Ya sudah tau, mudah – mudahan tidak apa – apalah, kan pake masker,” ucap Roni seorang pengunjung asal Serang pada awak media saat diwawancarai usai Ziarah di kawasan Banten Lama, Selasa (26/05/2020).

Roni yang datang bersama keluarganya juga mengatakan bahwa dirinya dapat masuk ke area wisata tersebut tidak masuk melalui pintu depan, namun melalui pintu belakang Banten Lama.

“Kendaraan di parkir di belakang, masuk lewat pintu belakang, bukan dari depan,” ungkapnya.

Setiap kendaaan peziarah diarahkan parkir pada area tanggul dekat Taman Surosowan sekitaran kawasan Sukadiri Kasemen, oleh juru parkir diwajibkan membayar uang parkir sebesar 5000 rupiah untuk sepeda motor, tarif tersebut di luar aturan Perda yang sudah ditentukan Dinas Perhubungan Kota Serang.

Meskipun oleh petugas Jaga Area Kesultanan Banten diingatkan untuk mengenakan masker di dalam area, namun terlihat jelas banyak peziarah yang datang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak satu sama lainnya. (fz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA