MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Kota Tangerang Selatan, Setelah dihentikan aktivitas kegiatan kajian Subuh setiap akhir bulannya selama bulan Ramadhan 1444 hijriah, DKM Masjid Baitul Hanif Kp. Kayu Gede 3, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Minggu (28/05/2023) pagi, pukul 05.00 Wib hingga pukul 06.00 Wib, kembali menyelenggarakan kegiatan kajian Subuh bersama puluhan jamaah sholat Subuhnya di Masjid Baitul Hanif.
Dalam kajian Subuh akhir bulannya kali ini, DKM Baitul Hanif menghadirkan Ustadz Misan Fadil sebagai narasumber pemberi materi yang kali ini membahas tentang sholat Fardhu (wajib) Lima waktu dan juga sholat sunnah Kobliyah, Badiyah dan juga sholat sunnah Suruq atau isyraq. Tampak turut mendampingi Ustdaz Misan Fadil dalam kegiatan tersebut, yaitu Ustadz Jamaludin selaku ketua DKM Masjid Baitul Hanif, sedangkan yang bertindak sebagai pembawa acara adalah Ustadz Maman Darmawan yang juga adalah Sekretaris DKM Masjid Baitul Hanif serta dibantu oleh bapak Toidin.

Baca Juga : Imam Ghozali: Jika Tidak Ada Bulan Suci Ramadhan Maka Kita Semua akan Masuk ke Dalam Neraka
Saat menyampaikan materi kajian Subuhnya, Ustadz Misan mengingatkan kepada para jamaah Masjid Baitul Hanif agar mereka selalu dapat menjaga sholat Fardhu (wajib) Lima waktu dan sholat sunnah Kobliyah dan Badiyah nya dengan sebaik-baiknya, dan ditambah lagi dengan sholat sunnah Suruq atau isyraq yaitu sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan pada saat terbitnya matahari pagi, akan tetapi dengan catatan jamaah yang akan melaksanakan sholat sunnah Suruq tersebut harus tetap berada di dalam masjid sambil berdzikir atau membaca kitab suci Al Qur’an sampai terbitnya matahari baru lah jamaah tersebut dapat melakukan sholat sunnah Suruq.
“Dalam kesempatan yang sangat baik ini saya ingin menyampaikan nasehat kepada bapak dan ibu jamaah masjid Baitul Hanif yang insya Alloh senantiasa di muliakan oleh Alloh SWT ini, agar jangan pernah meninggalkan sholat lima waktu dan juga dilengkapi dengan sholat sunnah Kobliyah sebelum sholat wajibnya, karena sesungguhnya mengerjakan sholat sunnah Kobliyah Subuh itu itu pahalanya seperti dunia beserta isinya. Nah bayangkan, sholat sunnah nya saja pahalanya begitu besar nilainya apalagi pahalanya sholat Subuh berjamaah di masjid nya,” tandas Ustadz Misan Fadil, mengingatkan para jamaah masjid.

Baca Juga : Masjid Adalah Sebaik-baiknya Tempat di Muka Bumi
Ditambahkannya, selain itu ada juga sholat sunnah Suruq atau isyraq yaitu sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan pada saat terbitnya matahari pagi, namun dengan catatan jamaah yang akan mengerjakan sholat sunnah Suruq tersebut harus itikap tetap berada di dalam masjid sambil berdzikir atau membaca kitab suci Al Qur’an sampai terbitnya matahari pagi, baru setelah itu jamaah tersebut bisa mengerjakan sholat sunnah Suruq atau isyraq.
“Dan ketahuilah pahalanya mengerjakan sholat sunnah Suruq atau isyraq itu pahalanya seperti kita melaksanakan ibadah haji dengan sempurna,” terangnya.

Selesai menyampaikan tausyiah nya kepada para jamaah kegiatan kajian Subuh akhir bulan tersebut dilanjutkan dengan acara tanya jawab dengan para jamaah yang menghadiri kajian Subuh tersebut, dan tampak para jamaah baik bapak-bapak maupun ibu-ibu sangat antusias dalam sesi tanya jawab tersebut hingga membuat Ustadz Misan Fadil mengaku cukup terkejut dengan antusiasnya para jamaah saat menyampaikan berbagai pertanyaan seputar sholat wajib lima waktu maupun sholat-sholat sunnah nya.
“Waduh, padahal saya ustadz “ban serep” neh dalam kajian subuh ini, tapi yang bertanya banyak banget,” kata Ustadz Misan sambil bergurau dan tersenyum kepada para jamaah.
Dan acara diakhiri dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan makan bersama berupa semangkuk lontong sayur yang cukup lezat dan nikmat yang telah disiapkan oleh ibu-ibu majelis taqlim Masjid Baitul Hanif Kp. Kayu Gede 3 untuk para jamaah yang hadir dalam kajian Subuh tiap akhir bulan tersebut.(BTL)
Tidak ada komentar