, , , ,

Partai Demokrat Mengungkap Rencana Moeldoko “MENGKUDETA” Ketua Umumnya

oleh -6.875 views
Partai Demokrat Mengungkap Rencana Moeldoko "MENGKUDETA" Ketua Umumnya

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Partai Demokrat mengungkapkan cara Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang berupaya untuk “MENGKUDETA” (mengambil) alih tampuk kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan resminya Senin (01/02/2021) siang, yang menyebutkan berdasarkan kesaksian dan BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat dan daerah, mereka dipertemukan dengan Moeldoko yang ingin mengambil-alih kepemimpinan Ketua umum Partai Demokrat secara inkonstitusional.

Tujuan pengambil-alihan posisi Ketua umum Partai Demokrat tersebut disebutkan oleh Herzaky, untuk kepentingan terkait calon Presiden tahun 2024.

“Mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan tahun 2024,” kata Herzaky.

Baca Juga : Karyawan PT Putra Timur Prima Spont MENOLAK Dimutasi Diluar Keahlian

Apa yang dilakukan oleh Moeldoko disebutkan oleh Herzaky sebagai penyalahgunaan kekuasaan dengan cara mencatut nama Presiden Joko Widodo.

Herzaky menuturkan Partai Demokrat masih menunggu respons dari Presiden Joko Widodo soal surat yang sudah dikirimkan terkait polemik tersebut. Dia bahkan sudah mendapat info jika Presiden Jokowi sudah membaca surat tersebut.

“Ini bukan soal Demokrat melawan Istana, atau biru melawan merah. Ini soal penyalahgunaan kekuasaan dengan mencatut nama Presiden,” tandasnya. 

Hal serupa juga diucapkan oleh politikus Partai Demokrat Andi Arief. Andi menyebut Moeldoko adalah pejabat dari pihak pemerintah yang ingin MENGKUDETA tampuk kepemimpinan Partai Demokrat.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil-alih kepemimpinan AHY di Partai Demokrat?, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi?, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu dari Pak Jokowi,” tambah Andi Arief di akun Twitternya.

Jangan Lewatkan : Silaturahmi Ke MUI, BKPRMI Banten Sinergikan Program Dakwah Dan Keumatan

Sementara itu, Moeldoko sendiri dalam keterangannya tidak membantah telah bertemu dengan sejumlah kader Partai Demokrat. Namun pertemuan tersebut tidak untuk merencanakan pengambilalihan tampuk kepemimpinan Ketua umum Demokrat.

“Beberapa kali memang banyak tamu berdatangan dan saya orang yang terbuka. Saya mantan Panglima TNI tapi saya tidak punya batas dengan siapapun, apalagi di rumah ini terbuka 24 jam,” terang Moeldoko. (BTL)

Baca Juga : Gerombolan Penganiaya Brutal Dan Sadis Seorang ABG di Hotel Banjarmasin Diringkus

____________Polresta Bandara Soetta Ungkap Modus Penipuan ITE Yang Melibatkan WNA Nigeria

___________Terjerat Hutang, Dua Perampok Sopir Taksi Online Diringkus

No More Posts Available.

No more pages to load.