Pengaruh Kesenjangan Pendidikan Terhadap Kualitas Pendidikan Indonesia

waktu baca 3 menit
Jumat, 13 Des 2024 22:18 1660 admin22

MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Jakarta, Pendidikan merupakan hak bagi setiap anak bangsa. Pendidikan menurut Undang Undang SISDIKNAS no. 20 tahun 2003, merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran sedemikian rupa supaya peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya secara aktif supaya memiliki pengendalian diri, kecerdasan, keterampilan dalam bermasyarakat, kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian serta akhlak mulia (Amelia, 2019). Namun, kualitas pendidikan di Indonesia masih terbilang rendah. Salah satu penyebabnya adalah terjadinya kesenjangan pendidikan.

Kesenjangan pendidikan adalah suatu kondisi yang dimana terjadi perbedaan yang signifikan akses, kualitas, dan hasil pendidikan, antar individu atau kelompok didalam masyarakat.

Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor berikut :

1. Akses yang Sulit

Kondisi ini terjadi karna tidak tersalurkannya subsidi dari pemerintah untuk pembangunan infrastruktur daerah. Selain itu, jarak tempuh yang jauh dan jalan yang rusak, membuat aktivitas siswa untuk pulang dan pergi ke sekolah.(Hujaimah et al. 2023)

2. Kurangnya Sarana dan Prasarana

Kekurangan sarana penunjang seperti perpustakaan, ruang serba guna, laboratorium, dan ruang olahraga. Gedung-gedung sekolah perlu mendapat perbaikan dengan segera karena sebagian besar kondisinya sudah tidak layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Kekurangan buku-buku penunjang kelancaran proses belajar mengajar sehingga peserta didik kurang mendapatkan buku-buku sebagai referensi. (Kennedy et al. 2019).

3. Tenaga Pendidik

Dari segi kuantitas dan pemerataan guru mengalami persoalan yang dilematis. Kondisi geografis negara kita yang sangat luas mejadi satu faktor kesenjangan pemerataan guru di Indonesia, ada sekolah yang kelebihan guru tetapi ada juga sekolah yang kekurangan guru. Hal ini mengakibatkan sekolah yang kekurangan guru sulit untuk mendapatkan pendidikan yang baik. (Amelia 2019).

4. Faktor Ekonomi.

Anak-anak dari keluarga kurang mampu sering kali memiliki akses terbatas pada pendidikan berkualitas, baik karena biaya sekolah yang tinggi, kurangnya fasilitas belajar di rumah, atau kebutuhan untuk bekerja sejak usia dini.(Hujaimah et al. 2023)

5. Perspektif Masyarakat.

Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan pendidikan hingga mendapatkan gelar sarjana, menyebabkan biaya yang dibutuhkan juga cukup besar. Masyarakat beranggapan bahwa pendidikan hanya memberikan pengetahuan dasar seperti, baca, tulis, dan hitung. (Hujaimah et al. 2023)

Kesenjangan pendidikan dapat memberikan dampak yang besar terhadap kualitas pendidikan dan kehidupan masyarakat.

Dampak dari Kesenjangan Pendidikan, yaitu:

• Tidak mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk bersaing di pasar kerja atau untuk mengelola bisnis sendiri. Hal ini menyebabkan individu yang kurang pendidikan sulit untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

• Kualitas hidup rendah, orang yang pendidikan tinggi cenderung memliki kesadaran dan akses kesehatan yang lebih baik dari yang tidak berpendidikan tinggi.

• Kesenjangan pendidikan dapat mengakibatkan tingkat kejahatan di masyarakat meningkat, hal ini disebabkan karna tingginya angka pengangguran dalam masyarakat .

• Dapat menyebabkan terjadinya kesenjangan sosial dalam masyarakat, sehingga dapat memicu konflik antar individu atau kelompok masyarakat.

Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kesenjangan pendidikan, yaitu :

1. Menyetarakan standar pendidikan nasional di semua daerah. (Hujaimah et al. 2023)

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas guru. (Bosawer, Santoso, Wuriani, & Anggo, 2023).

3. Penyebaran guru secara merata. (Hujaimah et al. 2023)

4. Mengadakan program beasiswa dan program kerja sosial lainnya. (Hujaimah et al. 2023)

5. Meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan kepastian dalam penyelenggaraan pendidikan. (Kennedy et al. 2019)

6. Memberikan fasilitas yang memadai.

7. Memaksimalkan anggaran pendidikan. (Hujaimah et al. 2023)

8. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. (Hujaimah et al. 2023)

Kesenjangan pendidikan merupakan masalah kompleks yang membutuhkan solusi komprehensif dan berkelanjutan. Upaya untuk mengatasi kesenjangan pendidikan harus melibatkan berbagai pihak dan dilakukan secara terintegrasi. Pendidikan yang berkualitas dan merata adalah hak setiap individu dan merupakan kunci untuk membangun masyarakat yang adil, maju, dan sejahtera. (red)

Oleh: Rayhanna Mutmainah (Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA