KOTA SERANG – Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia tegas menyatakan dukungannya pada program pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa dalam mewujudkan SDM unggul di Kota Serang.
Menurut Wakil Wali Kota Agis, kemajuan suatu daerah tidak hanya dibuktilan oleh pesat pembangunan infrastrukturnya saja. Namunlebih dari itu, kemajuan SDM di Kota Serang juga menjadi perhatian serius Pemkot Serang. Melalui pemberian MBG kepada siswa, indeka perkembangan SDM di Kota Serang khususnya, diyakini akan melonjak kedepan nantinya melalui asupan makanan bergizi yang diberikan menuju generasi emas.
“Kota Serang komitmen memajukan selain infrastrukturnya, perkembangan SDM juga menjadi perhatian serius pemerintah. Pemkot Serang tegas menyakan oendukung penuh program MBG, ” kata Agis saat membuka acara pemberdayaan UmKM, Koperasi, dan Bumdes untuk mendukung program MBG di salah satu hotel dikawasan Cipocok Jaya, Selasa (10/3/2026) malam.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Dayang, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, Kepala SPPG, SPPI, ahli gizi dapur, akuntan hingga para koki masak se-Kota Serang dan Kota Cilegon dalam program MBG.
Lebih jauh Agis mengatakan, belajar dari kejadian pelaksanaan dilapangan yang kerap dikeluhkan warga, hal tersebut bukan menjadi alasan program MBG buruk secara keseluruhan.
“Karena yang kadang mucul temuan dilapangan itu setelah kita selidiki itu hanya sebagian kecil dari menu yang ada. Jadi, jangan karena hal kecil jadi lantas merusak secara keseluruhan yang pada dasaenya program ini sangat bagus dan baik, ” tegas Agis.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Dayang menegaskan pihaknya tidak segan untuk menutup dan menuspend atau menghentikan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemberian Program MBG apabila terbukti tidak mengikuti aturna.
“Karena diotak saya, yang saya tau hanya tutup atau Suspen mitra kita jika tidak sesuai, ” tegas Nanik dihadapan ratusan SPPG, SPPI, ahli gizi dapur, akuntan dan para koki yang hadir.
Menururnya, program pemberian MBG bukanlah keinginan Presiden RI Prabowo, tapi lahir dari hati nurani Presiden. Berkaca dari banyaknya ditemukan anak-anak Indonesia yang secara asupan nutrisinya kurang, untuk itulah Negara hadir untuk memenuhinya dalam upaya mewujudkan generasi emas kedepan.
“Bagaiman generasi kita akan unggul, jika asupannya nutrisinya tidak ada. Semua ada alasannya demi mewujudkan generasi emas kita kedepan, ” beber Nanik.
Nanik mencontohkan, ketika dijalanan banyak anak-anak Indonesia harus bekerja keras hanya sekedae untuk sesuap nasi, muncul pertanyaan, apakah untuk menjadi pintar dan cerdas adalah haknya orang yang mampu saja, karena secara nutrisi berkecukuputan. Oleh karena itu, pentingnya pemberian MBG bagi seluruh generasi penerus bangaa tanpa membeda-bedakan.
Tidak ada komentar