WASPADA DENGAN PERMAINAN POLITIK SURVEI !!!

waktu baca 3 menit
Selasa, 15 Jun 2021 21:04 352 Redaksi

Oleh: M Rizal Fadillah MediaBantenCyber.co.id – (MBC) Bandung, Rasanya mencurigakan bahwa Prabowo selalu teratas lalu Ganjar Pranowo kedua, Anies ketiga dan seterusnya. Kalau fair sangat besar kemungkinan Anies pertama untuk selanjutnya mungkin muncul nama tokoh kritis seperti Rizal Ramli,  Gatot Nurmantyo, atau tokoh lain. HRS juga akan bagus elektabilitasnya. Sayangnya survei itu bisa memainkan responden karena semua tertutup tanpa audit kejujuran. Tak ada sanksi juga atas kebohongan.

Survei dapat menjadi nama lain dari kampanye terselubung dengan data yang bisa diotak-atik. Bahkan lembaga survei sangat besar potensinya menjadi penyebar hoax dan pelanggar UU ITE . Asumsi bahwa survei itu selalu ilmiah, obyektif, dan terpercaya diragukan. Mungkin untuk survei yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat seperti masalah sampah, polusi, atau kepuasan pelanggan atas pelayanan jasa tertentu, bisa benar obyektif.

Baca Juga : KSPSI Kabupaten Tangerang Tuding Disnaker “NGIBUL”

Baca Juga : 100 Tahun Soeharto, Jalih Pitoeng: Beliau Pantas Dinobatkan Sebagai Pahlawan Nasional

Survei pada tataran politik berada di “grey area”. Sarat dengan kepentingan. Harga dapat memainkan hasil. Wajar jika publik curiga. Kepentingan politik pragmatik terasa aromanya. Bisnis pun melekat untuk menghidupi atau memperpanjang nafas lembaga survei. Meski tentu keberadaan satu dua lembaga survei yang kredibel tidak bisa dinafikan.

Baca Juga : Filipina Akan Membeli Tiga Kapal Selam Guna Menghadapi Potensi Ancaman Militer China

Nama-nama bisa dipasarkan dan dijual. Pembeli dibuat berdasarkan pilihan subyektif, tanpa bukti identitas yang terklarifikasi. Prabowo bukan Prabowo dulu. Sudah banyak pendukung yang lari. Ganjar bukan terbaik, sorotan dugaan korupsi juga mengemuka. Popularitas palsu bisa dikemas. Bentrok dengan Puan membuka kesempatan untuk meracik olahan.

Jangan Lewatkan : Yafeti Nazara Sekda Kabupaten Nias Utara Ditangkap Saat Mengkonsumsi Narkoba Bersama Wanita di Karaoke KTV

Kecurigaan publik adalah wajar atas permainan survei. Mengingat Prabowo akan berpasangan dengan Puan maka Prabowo harus optimal hasil surveinya agar kuat menggendong Puan. Sementara Ganjar adalah pegangan Jokowi. Jokowi butuh akses baru untuk membangun rezim kronikrasi. Melalui survei dipinggirkan demokrasi.

So, Prabowo dan Ganjar harus tertinggi. Anies dan nama lain diusahakan terus melorot. PDIP dan Jokowi akan bertarung pada “hanya dua pasangan” lalu yang paling hebat menggalang rekayasa dialah pemenang. Pengadilan Mahkamah Konstitusi mudah diatur untuk hasilnya. Yang penting tahan kritik, tahan malu,dan sudah pasti, tahan dosa.

Baca Juga : Lepas Ketergantungan Kedelai Impor, Anggota Komisi 2 DPRD Jabar Faizal Hafan Farid Sarankan Pemerintah Produksi Kedelai Dalam Negeri

Baca Juga : Program ‘Gebrak’, PKS Kabupaten Tangerang Targetkan 25 Ribu Anggota Baru

Agar masyarakat tercerdas kan maka  perangkat untuk mengawasi mutlak diperlukan. Pertama, dibuat UU tentang Lembaga Survei. Kedua, bentuk Komisi Pemeriksa Lembaga Survei. Ketiga, audit kinerja maupun keuangan semua lembaga yang ada. Keempat, masyarakat membentuk berbagai Lembaga Survei Watch. Kelima, penegakkan hukum yang konsisten.

Baca Juga : Resonansi Pilkades Membangun Peradaban Demokratis Filosofi Guyub Desaku yang Permai

Permainan politik survei harus diakhiri dan proses politik mesti berjalan dengan fair. Masyarakat  tidak boleh tertipu oleh profil palsu hasil karya lembaga survei. Lembaga survei yang melakukan permainan politik bukan saja layak untuk dibubarkan tetapi penanggungjawabnya harus dihukum. Mereka adalah penjahat berbulu musang !.(BTL)

Baca Juga : Pengawasan Praktik KLIENTELISME Political Racing

BACA juga : Wahidin Halim: Jika Ada Motif Lain Dibalik Pengunduran Diri 20 Pejabat Dinkes Banten, Akan Saya Pecat

Penulis adalah Pemerhati Politik dan Kebangsaan.

Baca Juga : Tokoh Masyarakat Kabupaten Tangerang Resah dengan Ketidakpastian Pihak BPN dalam Menangani Kasus Perampasan Tanah

Baca Juga : Korupsi Dana Hibah, Rita Juwita Ketua KONI Kota Tangsel Tertunduk Lesu DICIDUK Kejari

Baca Juga : Gula Kawung Asal Desa Giriwangi Kabupaten Tasikmalaya Potensial Menjadi Primadona

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Unggulan

LAINNYA